Jadwal Liga Champions Dan Liga Eropa 2010/2011

Sebelum kita melihat dan memberikan Jadwal Liga Champions 2010/2011, kita lihat dan bahas dulu seluk beluk  Liga Champions itu sendiri. Liga Champions (bahasa Inggris: UEFA Champions League) adalah kejuaraan antarklub sepak bola tahunan antara klub-klub sepak bola tersukses di Eropa, dan sering dianggap sebagai trofi tingkat klub yang paling prestisius di Eropa.

Liga Champions merupakan kejuaran sepakbola tingkat Eropa yang paling bergengsi. Klub - klub terbaik di Liga Eropa akan bertanding untuk memperebutkan Juara Liga Champion, sebagai Tim Sepakbola yang terbaik di Eropa khususnya dan di dunia pada umumnya. Sebagai Juara Champhion 2009/2010 Tim Inter Milan, dianggap sebagai TimTerbaik di dunia untuk tahun 2009/2010 yang lalu.

Kejuaraan ini pertama kali dicetuskan oleh salah satu majalah olah raga Perancis. Trofi berbentuk piala yang dijuluki "The Big Ears", dan trofi pertama berbeda dengan yang sekarang diperebutkan (dibuat oleh Stadellman). Piala yang diperebutkan sekarang adalah edisi ke-6. Pada awalnya kejuaraan memperebutkan piala bernama Piala Juara Klub Eropa atau European Champion Clubs' Cup, yang biasanya disingkat menjadi Piala Eropa (European Cup, dan berbeda dari Piala Eropa seperti yang dikenal di Indonesia sekarang ini yang merujuk kepada European Championship). Kejuaraan ini dimulai pada musim 1955/56 dengan menggunakan sistem gugur dua leg, yaitu setiap tim bermain dua pertandingan, satu tandang dan satu di kandang, dan tim dengan skor rata-rata tertinggi maju ke babak berikutnya. Hanya tim-tim juara liga di masing-masing negara, ditambah dengan pemegang juara pada saat itu, yang berhak ikut ajang kompetisi ini.

Format baru
Format dan namanya kemudian diganti pada musim 1992/93. Mulai saat itu, kejuaraan mempunyai tiga babak kualifikasi, satu babak kompetisi grup (tim-tim bermain dalam bentuk "tandang-kandang" seperti kompetisi reguler), dan kemudian empat babak final dengan sistem gugur. Semua babak kualifikasi dan pertandingan dengan sistem gugur dilangsungkan dengan dua leg, kecuali pertandingan final yang merupakan pertandingan tunggal yang diselenggarakan di sebuah tempat yang telah ditentukan oleh UEFA.

Pemegang gelar juara terbanyak
Real Madrid CF telah menjuarai kompetisi ini sembilan kali dan menjadi yang terbanyak di seluruh Eropa. Tim-tim yang paling sukses berikutnya adalah AC Milan (7 kali juara), Liverpool FC (5 kali juara), FC Bayern M√ľnchen dan AFC Ajax (4 kali juara), Manchester United, Inter Milan dan FC Barcelona (3 kali juara)

Serba-serbi Champions League
Musik yang mengiringi awal setiap siaran televisi kejuaraan ini digubah oleh Tony Britten, berdasarkan lagu gubahan George Frideric Handel yang berjudul Zadok the Priest, dan dibawakan oleh Chorus of the Academy of St. Martin in the Fields dan Royal Philharmonic Orchestra.

Khusus bagi tim yang pernah juara Liga Champions 4 kali, di lengan baju kiri akan terdapat logo Liga Champions dan tertulis jumlah piala yang dikoleksi. Seperi Ajax misalnya, karena telah juara sebanyak 4 kali di lengan baju kiri terdapat logo Liga Champions disertai dengan jumlah piala yang didapat.

Dalam 19 musim terakhir, hanya ada satu tim yang berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions (saat itu format dan namanya masih Piala Champions) selama dua musim berturut-turut, yaitu AC Milan yang kala itu masih berpredikat The Dream Team.

Pada akhir musim 2004/05 terjadi masalah. Liverpool yang juara Liga Champions pada musim itu berhak lolos langsung ke babak penyisihan musim depan, namun Liverpool di liga domestik ada di peringkat lima. Everton yang merupakan peringkat 4 mengajukan protes, sehingga Liverpool dan Everton tetap ikut Liga Champions musim depan (Everton lewat kualifikasi) dan Inggris pun punya lima tim ke Liga Champions (terbanyak dalam satu negara).

Kualifikasi
Kualifikasi untuk Liga Champions ditentukan oleh posisi tim-tim di liga domestik dan melalui sistem kuota; negara-negara yang mempunyai liga domestik yang lebih kuat diberikan lebih banyak tempat. Klub yang bermain di liga domestik yang lebih kuat juga mulai ikut pada babak yang lebih akhir. Misalnya, tiga liga terkuat, menurut peringkat UEFA, akan melihat juara dan runner-upnya langsung masuk ke babak fase grup, dan peringkat ketiga dan keempat masuk pada babak kualifikasi ketiga. Ada pengecualian pada peraturan ini; juara bertahan Liga Champions lolos secara otomatis ke babak grup tanpa tergantung posisi akhirnya di liga domestik. Dalam perputaran kompetisi liga Champion klub-klub bertarung sengit untuk menempati posisi teratas sehingga layak ikut serta kejuaraan ini.

Distribusi Juara Berdasarkan Negara

  • Flag of Spain.svg Spanyol (12 gelar juara)
  • Flag of Italy.svg Italia (12 gelar juara)
  • Flag of England.svg Inggris (11 gelar juara)
  • Flag of Germany.svg Jerman (6 gelar juara)
  • Flag of the Netherlands.svg Belanda (6 gelar juara)
  • Flag of Portugal.svg Portugal (4 gelar juara)
  • Flag of France.svg Perancis (1 gelar juara)
  • Flag of Romania.svg Rumania (1 gelar juara)
  • Flag of SFR Yugoslavia.svg Yugoslavia (1 gelar juara)
  • Flag of Scotland.svg Skotlandia (1 gelar juara)


Jadwal Liga Champions 2010/2011 yang kami berikan ini, merupakan Jadwal Musim Kompetisi Liga Champion 2010/2011 yang sudah berlangsung sejak bulan Juni 2010 yang lalu. Ini merupakan Jadwal Lengkap Liga Champions 2010/2011, yang kami gabung dengan Jadwal Liga Eropa.

Liga Champions 2010/2011 sudah dimulai sejak 29-30 Juni 2010, yaitu dari Babak Kualifikasi Satu Pertandingan Pertama, dan terus berlangsung sepanjang tahun 2010-2011 sampai Babak Final Liga Champions 2010/2011, yang dimainkan pada tanggal 28 Mei 2011, di Stadion Wembley, London. Sedangkan Liga Europa 2010/2011 juga sudah dimulai sejak 01 Juli 2010, yaitu dari Babak Kualifikasi Satu Pertandingan Pertama, dan terus berlangsung sepanjang tahun 2010-2011 sampai Babak Final Liga Europa 2010/2011, yang dimainkan pada tanggal 18 Mei 2011, di Stadion Lansdowne Road, Dublin. Berikut ini Jadwal Lengkap Liga Champions 2010/2011, dan Liga Europa 2010/2011.

LIGA CHAMPIONS 2010/2011

1. Kualifikasi Satu Pertandingan Pertama: 29-30 Juni 2010
2. Kualifikasi Satu Pertandingan Kedua: 06-07 Juli 2010
3. Kualifikasi Dua Pertandingan Pertama: 13-14 Juli 2010
4. Kualifikasi Dua Pertandingan Kedua: 20-21 Juli 2010
5. Kualifikasi Tiga Pertandingan Pertama: 27-28 Juli 2010
6. Kualifikasi Tiga Pertandingan Kedua: 03-04 Agustus 2010
7. Babak Playoff Pertandingan Pertama: 17-18 Agustus 2010
8. Babak Playoff Pertandingan Kedua: 24-25 Agustus 2010
9. Babak Grup Pertandingan Pertama: 14-15 September 2010
10. Babak Grup Pertandingan Kedua: 28-29 September 2010
11. Babak Grup Pertandingan Ketiga: 19-20 Oktober 2010
12. Babak Grup Pertandingan Keempat: 02-03 November 2010
13. Babak Grup Pertandingan Kelima: 23-24 November 2010
14. Babak Grup Pertandingan Keenam: 07-08 Desember 2010
15. Babak 16 Besar Pertandingan Pertama: 15-16 Februari 2011 dan 22-23 Februari 2011
16. Babak 16 Besar Pertandingan Kedua: 08-09 Maret 2011 dan 15-16 Maret 2011
17. Perempat Final Pertandingan Pertama: 05-06 April 2011
18. Perempat Final Pertandingan Kedua: 12-13 April 2011
19. Semi Final Pertandingan Pertama: 26-27 April 2011
20. Semi Final Pertandingan Kedua: 03-04 Mei 2011
21. Final Liga Champions: 28 Mei 2011, Wembley, London.

LIGA EUROPA 2010/2011

1. Kualifikasi Satu Pertandingan Pertama: 01 Juli 2010
2. Kualifikasi Satu Pertandingan Kedua: 08 Juli 2010
3. Kualifikasi Dua Pertandingan Pertama: 15 Juli 2010
4. Kualifikasi Dua Pertandingan Kedua: 22 Juli 2010
5. Kualifikasi Tiga Pertandingan Pertama: 29
Juli 2010
6. Kualifikasi Tiga Pertandingan Kedua: 05 Agustus 2010
7. Babak Playoff Pertandingan Pertama: 19 Agustus 2010
8. Babak Playoff Pertandingan Kedua: 26 Agustus 2010
9. Babak Grup Pertandingan Pertama: 16 September 2010
10. Babak Grup Pertandingan Kedua: 30 September 2010
11. Babak Grup Pertandingan Ketiga: 21 Oktober 2010
12. Babak Grup Pertandingan Keempat: 04 November 2010
13. Babak Grup Pertandingan Kelima: 01-02 Desember 2010
14. Babak Grup Pertandingan Keenam: 15-16 Desember 2010
15. Babak 32 Besar Pertandingan Pertama: 17 Februari 2011
16. Babak 32 Besar Pertandingan Kedua: 24 Februari 2011
17. Babak 16 Besar Pertandingan Pertama: 10 Maret 2011
18. Babak 16 Besar Pertandingan Kedua: 17 Maret 2011
19. Perempat Final Pertandingan Pertama: 07 April 2011
20. Perempat Final Pertandingan Kedua: 14 April 2011
21. Semi Final Pertandingan Pertama: 28 April 2011
22. Semi Final Pertandingan Kedua: 05 Mei 2011
23. Final Liga Europa: 18 Mei 2011, Lansdowne Road, Dublin.

Ajax Amsterdam gagal memetik kemenangan saat menghadapi 10 pemain Dynamo Kiev dan harus puas dengan skor imbang 1-1. Sementara Zenit St. Petersburg meraih kemenangan tipis atas Auxerre.

Berlaga di Lobanovsky Dynamo Stadium, Rabu (18/8/2010) dinihari WIB, Ajax sesungguhnya diuntungkan karena lawannya bermain hanya dengan 10 orang sejak awal babak kedua. Namun keunggulan jumlah tersebut gagal dimanfaatkan untuk meraih hasil maksimal di kandang lawan.

Tuan rumah terpaksa bermain dengan 10 orang mulai menit 57 setelah Denys Harmash mendapat kartu kuning kedua plus kartu merah dari wasit. Pelanggaran yang dibuat Harmash tersebut juga berujung terciptanya gol tim tamu, yang dilesakkan Jeroen Verhoeven.

Bukannya menambah keunggulan, gawang Ajax justru kebobolan sembilan menit kemudian. Adalah Oleh Husyev yang menyamakan kedudukan lewat golnya di menit 66. Skor 1-1 tersebut bertahan hingga laga tuntas.

Pada pertandingan lain yang sudah lebih dulu selesai, juara Piala UEFA tahun 2008, Zenit St. Petersburg, memetik kemenangan dengan skor 1-0 saat menjamu AJ Auxerre. Gol semata wayang tuan rumah tercipta di menit ketiga lewat Aleksandr Kerzhakov.

Tim lain yanh juga memetik kemenangan kandang adalah Rosenborg. Menjamu Copenhagen, klub asal Norwegia itu menundukkan sang wakil Denmark dengan skor tipis 2-1.

Sedikit kejutan terjadi saat Zilina (Serbia) berhasil memetik kemenangan saat melawat ke Sparta Prague (Republik Ceko) dengan skor cukup telak 2-0. Gol tim tamu dalam laga tersebut dilahirkan Momodou Ceesay di menit 51 dan Tomas Oravec di menit 73.

Dengan leg kedua akan dilaksanakan di kandang sendiri pekan depan, Zilina punya kesempatan besar melaju ke babak fase grup karena kekalahan satu gol sata mereka akan tetap lolos. Pun begitu dengan Ajax, meski mereka cuma memetik hasil imbang 1-1. Laga Leg II akan dilangsungkan pekan depan pada tanggal 23 dan 24 Agustus.

Hasil Playoff Leg I Liga Champions 2010/2011
Zenit St. Petersburg 1 – 0 Auxerre
Dynamo Kiev 1 – 1 Ajax Amsterdam
Rosenborg 2 – 1 FC Copenhagen
Sparta Prague 0 – 2 Zilina
Young Boys Bern 3 – 2 Tottenham H.

Untuk kali pertama Ajax Amsterdam mengakui jika klub raksasa Eredivisie tersebut memiliki kemungkinan untuk menjual sejumlah pemain bintangnya di bursa transfer musim panas ini. Mereka di antaranya adalah kiper Maarten Stekelenburg, bek kanan Gregory Van der Wiel, bek tengah Jan Vertonghen, dan striker andalan asal Uruguay, Luis Suarez.

Pengakuan akan adanya kemungkinan itu diungkapkan Direktur Finansial Klub Jeroen Slop. Tentu saja, pernyataan Slop telah membuat telinga dan mata sejumlah klub elite Eropa tertuju ke Amsterdam Arena. Pasalnya, menurut Slop, opsi lego sejumlah pemain bintang tak akan dapat dihindari Ajax andaikata skuad asuhan Martin Jol gagal menyingkirkan perlawanan Dynamo Kiev di fase play-off kualifikasi Liga Champions. Artinya, Godenzonen diwajibkan untuk lolos ke babak penyisihan grup.

Rupanya Ajax sedang terbelit krisis finansial. Dengan lolos ke babak penyisihan grup Liga Champions, minimal Ajax dapat mengantongi pendapatan tambahan sebesar 10 juta pound. Jumlah yang sangat besar jika dibandingkan dengan kerugian yang diderita klub di musim lalu, yaitu sebesar 21 juta euro atau 17,3 juta pound.

Kerugian tersebut, menurut Slop, lebih disebabkan ketidakbecusan pelatih Marco van Basten yang telah mengeluarkan dana 35 juta euro untuk berbelanja pemain di bursa transfer musim panas 2008 lalu. “Jumlah sebesar itu diperuntukkan membeli pemain yang terbukti tidak menguntungkan. Contohnya, Oleguer Presas, Dario Cvitanovic, Evander Sno, Rob Wielaert, Miralem Sulejmani, dan Ismail Aissati,” tunjuk Slop.

Dengan dana sebesar itu di musim lalu Ajax gagal meraih tempat di babak penyisihan grup Liga Champions. “Kerugian klub pun mencapai 21 juta euro. Musim ini, kami tidak dapat menuai kerugian yang sama pula. Karena itu, jika kami kembali gagal, maka kami dipaksa melego sejumlah pemain, tak terkecuali para pemain bintang,” tegas Slop.

Sejauh ini, Arsenal dan Manchester United berminat mengakuisisi kiper Stelekenburg. Manajer The Gunners Arsene Wenger pun tertarik mendapatkan Vertonghen. Sementara, manajer MU Sir Alex Ferguson diduga sangat berhasrat membawa Suarez ke Old Trafford. Pun begitu pula dengan Chelsea.

Manajer Tottenham Hotspur Harry Redknapp menyalahkan lapangan sintetis sebagai penyebab kekalahan pasukannya di markas BSC Young Boys pada leg pertama babak playoff Liga Champions.

"Saya sebenarnya sudah merasa hasilnya akan seperti ini sejak kemarin. Saya melihatnya dari para pemain saat sedang latihan di lapangan itu dan mereka tak senang," ujar Redknapp dam Sky Sports, Rabu.

Spurs takluk 2-3 di Stade de Suisse, tapi masih berpeluang besar untuk membalikkan keadaan pada leg kedua pekan depan di White Hart Lane. Kemenangan 1-0 sudah cukup meloloskan Spurs ke babak grup.

"Saya sudah pernah bermain di lapangan sintetis dan tak pernah menyukainya. Lapangan Queen Park Rangers di Inggris sempat sintetis, tetapi sekarang tak ada lagi," beber Redknapp.

"Secara pribadi, saya memang tak suka dan tidak seharusnya lapangan sintetis digunakan di ajang ini," tambah mantan pelatih Portsmouth dan West Ham United tersebut.

Namun Stade de Suisse merupakan stadion yang didukung penuh oleh FIFA sekaligus dianggap sebagai salah satu stadion paling ramah lingkungan di dunia. Didirikan sejak 2006, stadion itu dibuat untuk berbagai macam acara.

"Empat pemain saya mendapat masalah karena latihan di lapangan sintetis. Aaron Lennon tak nyaman bermain, Robbie Keane bermasalah pada lututnya dan Tom Huddlestone sempat cedera enam minggu setelah bermain di lapangan seperti itu," jelas Redknapp.

Namun dia tetap senang dengan serangan Roman Pavlyuchenko pada menit akhir, yang memberi Spurs harapan untuk tetap bisa melaju ke babak utama. Pavlyuchenko berhasil memperkecil kekalahan Spurs menjadi 2-3, justru saat laga tinggal tersisa tujuh menit.

Senad Lulic, Henri Bienvenu dan Xavier Hochstrasser masing-masing mencetak satu gol bagi Young Boys yang unggul 3-0 ketika laga berlangsung 28 menit. Bek Sebastien Bassong membalaskan satu gol bagi Hotspur sebelum babak pertama berakhir,

Hasil Leg I:
Young Boys (Swiss) vs Tottenham Hotspur (Inggris) 3-2, Dynamo Kiev (Ukraina) vs Ajax Amsterdam (Belanda) 1-1, Rosenborg (Norwegia) vs FC Copenhagen (Denmark) 2-1, Sparta Prague (Republik Ceko) vs Zilina (Slovakia) 0-2, Zenit St Petersburg (Rusia) vs AJ Auxerre (Prancis) 1-0

Kamis (19/8) dinihari WIB, Weserstadion di kota Bremen, akan menjadi saksi kekuatan antara tuan Rumah Werder Bremen menjamu Spadoria pada leg pertama Play-off Liga Champions. Pelatih Sampdoria, Mimmo Di Carlo pun mengharapkan tuah Antonio Cassano untuk membuat keajaiban bagi tim.

Ya, Sampdoria harus bisa membuktikan kelasnya sebagai tim yang layak berada di kompetisi Eropa setelah finis di uruan keempat Liga Serie A Italia di bawah asuhan Gigi Del Neri, musim lalu. Sayagnya, Masalahnya, musim ini Sampdoria berada di bawah asuhan Di Carlo
setelah Del Neri memutuskan untuk bergabung menangani Juventus.

Tidak heran jika kemampuan serta kualitas Di Carlo sebagai pelatih sempat diragukan untuk menangani tim berjuluk The Blucerchiati saat melawat ke Jerman di kancah Eropa, dinihari nanti. Pun demikian Di Carlo tetap yakin dengan kemampuan anak-anak asuhnya, semabari
mengharapkan tuah Cassano pada lagan anti.

“Kami berharap banyak dari Cassano, karena ia adalah pemain berkelas yang bisa mengubah permainan dengan sihir. Ia juga salah satu dari beberapa pemain yang punya pengalaman internasional,” aku Di Carlo.

“Namun, saya ingin memastikan bahwa Sampdoria bukan hanya Cassano saja. Jika tim ini bisa finis di urutan keempat Serie A musim lalu, itu semua adalah berkat tim. Kini kami mendapat tantangan untuk bermain dalam sebuah kompetisi bergengsi dan akami hanya focus untuk
meraih kemenangan,” tambahnya.

Permainan Sampdoria sendiri nyaris tidak memiliki perubahan sejak diambil alihnya bangku kepelatihan dari Del Neri ke Di Carlo. Sement ara Bremen telah melakukan hal yang mengejutkan dengan menjual Mesut Ozil ke Real Madrid, di hari-hari terakhir jelang pertandingan.

Pun demikian Di Carlo tetap mewaspadi ancaman Bremen, meski mereka telah kehilangan seorang pemain sekelas Ozil. “Kami menghadapi tim yang sangat kuat dan itu wajib kami hormati, meski bukan berarti kami takut. Saya yakin para pemain muda saya memiliki kekuatan dengan kerja keras tim dalam latihan pramusim sejak sebulan terakhir untuk mencapai
target yang bersejarah,” jelas Di Carlo.

“Saya bahkan sudah menentukan sembilan pemain yang akan menjadi starter pada laga nanti. Masih ada dua pemain lagi yang masih diragukan, tapi saya akan segera mengumumkannya sebelum pertandingan dengan melihat kondisi terakhir, “ jelasnya. (cw-7/B)

Daftar Laga Lainnya, Kamis (19/8), 01:45 WIB:
Salzburg (Austria) vs Hapoel Tel Aviv (Israel)
Basel (Swiss) vs Sheriff (Moldova)
Partizan (Serbia) vs Anderlecht (Belgia)
Sporting Braga (Portugal) vs Sevilla (Spanyol)
Werder Bremen (Jerman) vs Sampdoria (Italia)
Bookmark and Share

0 komentar:

Post a Comment