Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Wondered why there are more and more people speaking English,Bahasa Indonesia who are looking for an online course?Well,after reading this article you'll soon realize why Bahasa Indonesia online courses is booming like crazy and is one of the hottest companies in Indonesia right now.As a developing country that is rich in natural resources,Indonesia attracted many foreigners to set power,and open its new branch in Indonesia.This phenomenon started a new era in Indonesia.Because the English-speaking people began to arrive in Indonesia will soon realize that the majority of Indonesian people can hardly speak in English at all.Even those who should be able to communicate well in English, such as taxi drivers and housekeeper.This is one to think about what is the best way to enable them to communicate with the locals.And there is only one solution to this problem.The English-speaking people have no choice but to learn the Indonesian language.

However,as the entrepreneurs themselves,found that barely have time for themselves,let alone his family.Most of these emigrants kept very busy life in the office.Even when they have time after office hours,will still have to stay at home or elsewhere,with his family.So how on earth are able to get a little time to learn the Indonesian language?

Most ordinary Bahasa Indonesia courses required for travel to another place only to learn the language.Some language courses are able to send their teachers to pupils'house to learn Indonesian.But even these methods are not often work well.Even the super-time compatriots have to change or cancel the meeting within a few hours before starting lessons are for emergency situations that need attention.Therefore,only time would be early morning before work or late at night after work,or any other hours on weekends.But the problem is that many educational institutions don't remain closed in these hours.Therefore the only solution to these compatriots to learn the local language is Bahasa Indonesia, through an online course that enables them to learn the language in those hours.If you join such an online course,it is quite possible to read the early morning or during the weekend.This way they can continue to operate their business and spend time with his family,and also have time to learn Bahasa Indonesia efficiently.
Antasari Azhar, terdakwa kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, divonis….. tahun penjara. Sedangkan terdakwa lainnya, Kombes Pol Williardi Wizar divonis 12 tahun penjara, Sigid Haryo Wibisono 15 tahun penjara, dan Jerry Hermawan Lo divonis 5 tahun penjara. Keempat terdakwa diadili di ruang terpisah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/2).

Berkas vonis Antasari setebal 179 halaman dibacakan majelis hakim yang dipimpin Herry Swantoro secara bergantian. Sesuai persetujuan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan tim kuasa hokum Antasari, berkas yang dibacakan hanya berupa keterangan para saksi yang pernah hadir di persidangan dan dan pokok-pokok perkara.

Vonis untuk Sigid, bos koran harian Merdeka terbitan Jakarta, dibacakan Ketua Majelis Hakim Charis Mardiyanto. ’’Menghukum terdakwa dengan hukuman 15 tahun penjara,’’ katanya. Sigid terbukti menyediakan dana Rp 500 juta untuk eksekusi pembunuhan Nasrudin.

Vonis untuk Sigid jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yakni hukuman mati. Charis menegaskan, dari fakta persidangan yang ada, Sigid terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat pembunuhan berencana. ’’Semua tuntutan jaksa terpenuhi,’’ tutup Charis.

Pertimbangan yang memberatkan, Sigid dinilai mengakibatkan penderitaan bagi keluarga korban. Apalagi korban merupakan tulang punggung keluarga. Sedangkan hal yang meringankan, Sigid dinilai kooperatif dan tidak pernah melanggar hukum.

Menanggapi vonis hakim, Sigid yang berbaju batik lengan panjang malah berujar, ’’Alhamdulillah.’’ Ditanya mau banding atau tidak, Sigid mengatakan, ‘’Masih pikir-pikir.’’

Keluarganya juga bersyukur Sigid lolos hukuman mati dan tegas menyatakan akan banding. ’’Banding dong. Ini semua fitnah. 15 Tahun itu terlalu berat,’’ ujar kakak Sigid, Sigid Agus Heriyanto.

Sementara vonis untuk Williardi dibacakan ketua majelis hakim Artha Theresia di ruang terpisah. ’’Menghukum terdakwa dengan hukuman 12 tahun penjara,’’ kata Artha.

Williardi melalui tim pengacaranya langsung mengajukan banding.

Hakim Ahmad Solikin saat membacakan berkas vonis Williardi mengatakan, hal yang memberatkan Williardi adalah, terdakwa sebagai perwira menengah yang telah sekian lama meniti karir dan memperoleh tanda jasa, harusnya tahu bahwa perbuatannya tersebut melanggar peraturan.

Sedangkan tiga hal yang meringankan antara lain, pertama, Williardi belum pernah dihukum. Kedua, terdakwa belum pernah melakuakn tindakan tercela selama meniti karir di kepolisian. ’’Ketiga, terdakwa telah menerima penghargaan dari dalam maupun luar negeri,’’ ujar Ahmad Solikin.

Sementara vonis 5 tahun penjara untuk Jerry lebih ringan dari tuntutan JPU yang 15 tahun penjara. Pengusaha ini diduga menjadi pencari eksekutor Nasrudin Zulkarnaen. Jaksa menjerat Jerry dengan Pasal 56 ayat (2) KUHP jo Pasal 56 ayat kedua jo pasal 55 ayat (1) kedua pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Jerry diadili karena perannya mempertemukan Edo dengan Wiliardi untuk melaksanakan tugas negara membuntuti Nasrudin. Jerry mengaku telah mengenal Edo sejak 1998. Edo pernah menjadi karyawan Jerry, Edo pun menjadi ketua Forum Persaudaraan Anak Bangsa wilayah DKI Jakarta, dimana Jerry menjadi ketua umumnya.
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Kontes SEO lagi ya ? Pemilihan Presiden langsung telah usai dilaksanakan, pesta demokrasi lima tahun sekali yang menyedot biaya juga perhatian seluruh bangsa Indonesia. Tidak perlu mengembalikan jati diri bangsa karena memang Jati Diri bangsa Indonesia tidak ada yang meminjam atau menyewa.

Jati Diri Bangsa Indonesia itu sesungguhnya bagaimana?Apakah Jati Diri Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang Ramah Tamah?Rasanya perlu berpikir sejenak dan menoleh ke belakang beberapa kejadian di negeri tencinta ini yang tidak mencerminkan keramah-tamahan.Apakah harus mengembalikan Jati Diri Bangsa ataukah membangun Jati Diri Bangsa yang baru.

Mengembalikan Jati Diri BangsaApakah perlu diseminarkan Jati Diri seorang warga Indonesia itu seperti apa? Jangan perdebatkan dulu Jati Diri karena euforia Pemilu masih terasa sisa-sisanya sampai dengan malam ini,Berita tentang Hasil Pilpres 2009 masih terus bergema hingga ke berbagai pelosok daerah. Hal ini tentu terkait erat dengan antusiasme seluruh komponen Bangsa Blogger Indonesia yang sangat peduli dengan eksistensi kebangsaannya di tengah sejarah perjalanan bangsa dan tantangan global di masa kini.

Mari kita flah back ke beberapa waktu yang lalu dimana Pencanangan Tahun Kebangkitan Indonesia oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus meresmikan logo dengan slogan Indonesia Bisa ! merupakan kampanye nasional yang harus dimaknai dan diimplementasikan secara nyata.Kemudian,ikrar untuk memaknai Harkitnas,yakni Beri kami kekuatan untuk bangkit.Bangkit dari kemalasan,bangkit dari kebodohan,dan bangkit dari kemiskinan.”Sungguh sangat relevan dan patut menjadi kesadaran seluruh warga bangsa.

Betapa tidak. Wajar kalau kita mencanangkan untuk bangkit dan bangkit lagi.Pasalnya,bangsa ini telah lama kehilangan jiwa militansinya,yaitu tekad,semangat,keuletan,dan ketangguhan untuk bisa bangkit dari keterpurukan dan krisis yang membelenggu.Padahal perjuang merebut kemerdekaan penuh militansi,tekad,semangat, keuletan dan ketangguhan.

Dari seminar yang diadakan Forum Rektor Indonesia,terungkap bahwa rendahnya jiwa militansi sebagai warga bangsa menjadi salah satu penyebab ketertinggalan Indonesia dari negara lain.Krisis dan euforia yang mewarnai gerakan reformasi hampir mengakibatkan bangsa ini kehilangan arah. Jati diri bangsa mulai luntur yang diwarnai hilangnya secara perlahan modal sosial, seperti toleransi dan gotong royong.

Wawasan kebangsaan juga mulai menurun yang ditandai dengan gejala disparitas dan diskriminasi sosial.Sementara itu,permasalahan ekonomi masih terus melilit masyarakat.Oleh karena itu,peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan revitalisasi.Kita harus punya tekad yang kuat untuk bangkit dari keterpurukan ini. Tunjukkan bahwa itu tidak hanya slogan karena memang Indonesia Bisa, begitupun slogan Stop Dreaming Start Action semoga tidak hanya sekadar slogan untuk meninabobokan.

Postingan ini didedikasikan dalam rangka Mengembalikan index coffee Tozie Blog Cantik di mesin pencari google.co.id yang terkena Sandbox dan tersungkur menjelang finish Kontes SEO Stop Dreaming Start Action.Teknik pemula yang dipakai yaitu jurus optimasi seo lembut.

Mudah-mudahan pemula bisa mengikuti kontes seo dengan Keyword Mengembalikan Jati Diri Bangsa di Beritajitu.com beberapa hari menjelang finish tanggal 21 Desember 2009.
Pilpres Langsung tinggal menghitung hari, Kampanye Damai dan debat publik banyak disiarkan secara langsung di Televisi. Saling mengklaim hasil kerja pembangunan memang tak bisa dihindari dalam kampanye. Salah satu penyebabnya karena topik ini memang laku keras untuk dijual. Tidak bisa dihindari dalam konteks kampanye atau pun dalam konteks komunikasi ke publik, tentu ada yang ingin disampaikan tapi yang terpenting adalah dalam rangka menegas atau mengklaim sesuatu keberhasilan sebagai usaha peran sendiri, tidak ada yang lain.
Rusli Zainal Sang Visioner SEO Contest - Dalam kenyataannya, memang ada yang berperan lebih dan ada yang kurang. Tapi tetap saja, semua pihak pastinya mempunyai peran dalam keberhasilan-keberhasilan tersebut, baik untuk menghadirkan solusi baik itu di perdamaian Aceh maupun pembangunan Jembatan Suramadu.

Andaikata semua itu disampaikan sesuai dengan konteksnya, maka hal ini harus disyukuri. Karena bisa membangun Jembatan Suramadu dan menghadirkan perdamaian di Aceh merupakan suatu kebanggaan bersama.

Alangkah indah Pilpres bila dilakukan dengan semangat kebersamaan. Pola kampanye klaim-klaim keberhasilan seperti yang marak dilakukan saat ini semoga nantinya justru tidak malah membuat masyarakat menjadi terkotak-kotakkan dan membuat suasana menjadi tidak kondusif. Siapapun yang menjadi Presiden Indonesia 2009 semoga mempunyai semangat kebersamaan dan merupakan Sang Visioner bagi Bangsa Indonesia.

Apakah peta Indonesia yang sudah mapan setidaknya dalam 6 tahun terakhir itu akan berubah lagi? Jawabannya sangat tergantung pada seberapa “cerdas” para diplomat kita dengan dukungan seluruh anak bangsa mempertahankan wilayah Ambalat dari aksi provokasi Malaysia.
Sejak Merdeka tahun di tahun 1945 hingga sekarang, peta Indonesia sudah beberapa diubah. Negeri ini pernah mengalami pengurangan wilayah yang amat dramatis dalam kurun waktu 1945-1949. Berdasarkan Perjanjian Linggajati tahun 1947, jurisdiksi RI hanya efektif di Pulau-pulau Sumatera, Jawa dan Madura.

Tapi berkat keuletan para diplomat muda RI di forum internasional, mereka berhasil memenangkan simpati dari kebanyakan anggota PBB, sehingga dalam Konperensi Meja Bundar di Den Haag tahun 1949, Belanda terpaksa mengakui kedaulatan Indonesia, tanpa wilayah Irian Barat yang secara de facto berada di bawah penguasaan Belanda.

Deklarasi Djuanda yang dimaklumatkan pada 13 Desember 1957 dan diratifikasi oleh parlemen tahun 1960, Indonesia menghitung sendiri perbubahan wilayahnya dari 2.027.087 km persegi menjadi 5.193.250 km persegi (masih tanpa wilayah Irian Barat), karena Deklarasi Djuanda menentukan batas teritorial laut adalah 12 mil dari garis pantai dan seluruh perairan di antara 196 garis dasar pulau-pulau terluar adalah wilayah Indonesia.

Dengan masuknya Iran Barat tahun 1962, peta Indonesia berubah lagi. Luas wilayah Indonesia termasuk ZEE-nya bertambah lagi menjadi 7,7 juta km persegi. Tetapi sejak tahun 2002 luas wilayah RI sedikit berkurang setelah dua pulau kecil Sipadan dan Ligitan yang kurang mendapat perhatian sebelumnya, berhasil “dirampas” Malaysia melalui Mahkamah Intenasional berdasarkan prinsip effective occupation.
Games Pemilu bukan Kaos Pemilu, spanduk pemilu, kalender atau baliho dalam rangka kampanye pemilu indonesia 2009. Sama dengan kontes seo "Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009" bukan dalam rangka kampanye partai politik ataupun calon anggota legislatif.

Akan tetapi sebetulnya bisa dijadikan bahan untuk para calon anggota legislatif maupun partai politik yang berkampanye dengan cara-cara lawas, Anggap saja kontes seo ini semacam games (permainan). Kita bisa melihat game pemilu yang diadakan boss pogung bisa merambah demikian pesat dalam waktu yang singkat menjadi buah tulis blogger Indonesia, Demo Postingan yang saya yakin akan menghasilkan jutaan halaman menjelang finish ini luar biasa efeknya seandainya dijadikan lahan untuk berkampanye, padahal kalau dihitung-hitung dengan angka uang yang dikeluarkan mungkin tidak seberapa dibanding para caleg yang membuat spanduk pemilu, kalender dan kaos pemilu.

Apakah Kontes SEO dengan keyword brilian ini lima tahun yang akan datang akan dibiayai dan didanai oleh para calon anggota legislatif ataupun partai politik, atau bahkan calon presiden dalam memperkenalkan diri ataupun memperkenalkan partainya dengan efektif dan efesien ?

Games Pemilu Indonesia 2009
Kita tunggu saja, tapi menurut hemat saya cara seperti ini merupakan cara cerdas dan berguna , cara yang lebih damai yang tidak memacetkan jalanan Ibukota walaupun sedikit membuat pusing tante google karena antrian postingan senada, Partai Politik dan Calon Anggota Legislatif bukan hanya sekadar memakai cara-cara lawas seperti Kaos Pemilu, Spanduk Pemilu, Kalender Pemilu ataupun baliho dalam rangka melakukan Kampanye.

Malam ini bukan dalam rangka melakukan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009, hanya sekadar berbagi games pemilu indonesia 2004, sayangnya games pemilu 2009 sudah ada yang membuat yaitu Programmer Asal Indonesia David Setiabudi yang membuat dan menyebarkan secara gratis Games buatannya. Games tersebut diberi nama “Game Pemilihan Umum 2009" tapi saya belum berhasil membaginya disini. Game mencari kartu kembar dengan bendera-bendera partai Pemilu 2004. Dalam Games ini tidak ada tujuan kampanye satu / lebih partai. Game ini membantu anda menghafal nama partai, dan mengetahui lambang partai, tahu sendiri saat ini ada 34 partai politik yang mengikuti Pemilu Indonesia 2009, cukup sulit bagi kita untuk menghafalnya.

Games Pemilu Indonesia 2009DOWNLOAD GAMES PEMILU INDONESIA (9Mbytes : Zip)

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 - Saat Presiden China memangku jabatan beliau berkata "Sediakan seribu peti mati untuk para koruptor dan sisakan satu buat saya" memang terdengar bombastis, tapi hasilnya saat ini China merupakan macan Asia. Diakui atau tidak China menyaingi Jepang dalam berbagai hal termasuk kemajuan di bidang otomotif, industri dan teknologi. Negara berpenduduk paling banyak di dunia ini juga membuat Amerika Serikat berpikir seribu kali untuk slake dengan China.

Bagaimana dengan Indonesia di tahun 2009 menjelang Kampanye Pemilu ini ? Apakah akan ada pimpinan di negara Indonesia yang berani berucap ungkapan sebombastis pemimpin China ?

Ternyata di tahun 2009 ini KPK di negara Indonesia berjanji akan lebih garang, di tahun 2009 ini ibarat kata KPK "Haus pejabat tukang sikat uang rakyat serta lapar Manusia Kursi tukang Korupsi" ini mungkin sedikit banyak membuat para pejabat dan calon pejabat serta para calon manusia kursi harus "berhitung" tatkala mau korupsi.

Tahun 2009 KPK akan lebih garang, kita sudah sama-sama mengetahui sepak terjang Komisi Pemberantas Korupsi ini cukup ditakuti oleh para pejabat maupun anggota dewan. Menurut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar beliau menegaskan, mulai tahun 2009, KPK akan menangkap siapa saja, baik pejabat negara maupun swasta yang melakukan tindak pidana korupsi di Indonesia ini.

"Sepanjang tahun 2008 KPK sudah melakukan pembinaan dan sosialisasi UU 30 tahun 2003 tentang pemberantasan korupsi. Jadi tidak ada ampun lagi, mulai 2009 KPK akan menangkap siapa saja yang melakukan tindak pidana korupsi di Indonesia," tegas Antasari Azhar dalam Diskusi Agenda 23 Wacana Dari Slipi Partai Golkar, Senin (12/1) di DPP Partai Golkar.

Dalam UU No 30/2003 itu ada 30 pasal, dua diantaranya mengatur tentang pemeriksaan, penyidikan dan penangkapan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara, dan 28 pasal lainnya mengatur tentang suap menyuap, monitoring dan kajian adminstarasi negara atau pemerintahan serta mekanisme kerja KPK lainnya.

Menurutnya, kalau UU No 30/2003 itu dilanggar, maka itu artinya para pelanggar sudah melakukan praktik tindak pidana korupsi. Karena itu tidak ada ampun lagi bagi mereka yang melakukan pelanggaran UU tersebut. - Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

"Jadi tidak akan ada lagi tebang pilih terhadap pejabat negara maupun swasta".

Kejahatan korupsi itu seperti kubangan lumpur yang mengalir dari hulu ke hilir. Dibersihkan lalu kotor lagi. Dibersihkan kotor lagi, begitu seterusnya. Karena itu diperlukan sistem yang betul-betul bagus dan kuat untuk memberantasnya di negara Indonesia 2009 ini.

"Memang sulit memangkas praktik tindak pidana korupsi dari hulu hingga hilir," - Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009